Kewenangan Klinis Peserta Didik

KEWENANGAN KLINIS PESERTA DIDIK FAKULTAS KEDOKTERAN

Dalam proses pendidikanmenjadiseorangdokterumum, mahasiswa kedokteran mendapatkan pengecualian melakukan tindakan-tindakan yang sebenarnya merupakanwewenangdokter. Padapasal 35 Undang-undang No. 29 tahun 2004 Tentang PraktikKedokteran, wewenangseorangdokteradalahsebagaiberikut :

  • Mewawancaripasien
  • Memeriksafisikdan mental pasien
  • Menentukanpemeriksaanpenunjang
  • Menegakkan diagnosis
  • Menentukanpenatalaksanaandanpengobatanpasien
  • Melakukantindakankedokteran

Tindakan-tindakantersebutdapatdilakukanolehmahasiswaselamamasihmemenuhiduapersyaratansebagaiberikut :

  1. Berbagaitindakanmedis yang dilakukanmerupakanbagiandari proses pendidikan.
  2. Berbagaitindakanmedis yang dilakukanberadadalampetunjukdansupervisistafmedik.

Mahasiswa kedokteran dapat mengisi lembaran rekam medis, termasuk menulis perintah untuk memberikan obat atau terapi, akan tetapi dengan persyaratan tambahan sebagai berikut :

  1. Memenuhiduapersyaratanumum yang telahdisebutkansebelumnya.
  2. Mahasiswamelakukanhaltersebutdalamlingkupwewenangdansepengetahuandokteryang bertanggungjawabmembimbingmahasiswa.
  3. Dalammengisilembaranrekammedisataumenuliskanperintahuntukmemberikanobatatauterapi, mahasiswaharusmenuliskannamajelassertamenandatanganinya.
  4. Dokter yang berwenangharusturutmenandatanganiberbagaiisianlembaranrekammedissertaperintahtertulis yang dibuatolehmahasiswa. Apabiladokter yang berwenangtidakberada di tempat, dokter yang berwenangdapatmemberikaninstruksimelaluiteleponkepadatenagamedis yang berwenang yang berada di tempat (perawat) untukturutmenandatanganilembaranrekammedistersebut.
  5. Mahasiswa yang menjalanikepaniteraanharusmentaatiperaturandiatasbesertaperaturantambahan yang berlakudimasing-masinginstitusiataurumahsakit.

Daftarketrampilanklinis yang diberikan kepada peserta didik Fakultas Kedokteran. Penjelasan lebihrinci mengenai ketrampilan yang harus dilatiholehmahasiswakedokteranselamatahapklinikdapatdilihatsebagaiberikut :

  1. KomunikasiEfektif
    1. Berkomunikasidisertaiempati
    2. Mendengaraktif
    3. Menghargaipasiensebagaimanusiaseutuhnya
    4. Memberiinformasisecaraefektifkepadapasien, keluargadananggotatimkesehatan
    5. Menggunakanbahasa verbal secaraefektif
    6. Menggunakanbahasatertulissecaraefektif
    7. Menggunakanteknologikomputersecaraefektif
  2. KetrampilanKlinikDasar
  3. Memperolehriwayatpenyakit yang lengkapdanakuratsertamelakukanpemeriksaankomprehensifpadaberbagaikeadaanpasien yang dihadapi.
    1. Melakukan anamnesis lengkappada orang dewasa.
    2. Melakukanalloanamnesis / anamnesis lengkappadaanaksesuaidenganusiadantahapperkembangan.
    3. Melakukan anamnesis yang dapatmenggalietiologi/ patogenesis/patofisiologipenyakit.
    4. Memanfaatkansumberinformasisekunderdalammengelolapasien
  4. Melakukanpemeriksaanfisiklengkapmeliputikeadaanumum, tanda vital, denyutnadi, frekuensipernapasan, suhubadan, tekanandarahdankeadaankulit. Permeriksaankepala, mata, telinga, hidung, tenggorok, leher, dada, jantung, paru, payudara, abdomen, genitalia, eksterna, pelvis, rektum, prostat, muskulsokeletaldanrefleksneurologilengkap.
    1. Melakukanpemeriksaan status kejiwaandenganobservasi, percakapanringan, riwayatpsikiatri, danuji formal.
    2. Melakukanpemeriksaanfisikanakdanneonatus
    3. Melakukanpemeriksaanwanitahamil
    4. Melakukanpemeriksaankasusemergensi
    5. Memilihpemeriksaankhusus yang sesuaidengan diagnosis kerjaberdasarkankeluhanpasien, kepentinganpasien, urgensidankompleksitasmasalah.
  1. Prosedur Klinik Medikdan Bedah
    1. Melakukan tindakan pencegahan universal dan penanganan bahan tercemar/ terinfeksi.
    2. Melakukan kerja dengan teknik steril
    3. Melakukan punksi vena, termasuk biakan darah
    4. Melakukan pemasangan IVFD perifer
    5. Melakukan suntikan: intradermal, subkutan, intramuskular, danintervena
    6. Melakukan punksi arteri untukanalisis gas darah
    7. Melakukan pemasangan pipanasogastrik
    8. Melakukan pemasangan kateterFolleypadaperempuandanlaki-laki
    9. Melakukan pemeriksaan telinga, hidungdantenggorok
    10. Melakukan pemeriksaan oftalmologi
    11. Melakukan tindakan sunat/ sirkumsisi
    12. Melakukan tindakan biopsikulit
    13. Melakukan ekstirpasikista
    14. Melakukan pemeriksaan EKG
    15. Melakukan pemeriksaanResusitasiJantungParu (RJP) dasar